Mesut Oezil Akan Pensiun Dini ?


Mesut Oezil Akan Pensiun Dini ?

Oezil memutuskan pensiun dari tim nasional.  Sebuah kondisi yang sangat gelap dan kelam dalam sejarah sepak bola Jerman. Semua berawal dari foto Oezil bersama Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di London, Mei lalu. Oezil bersama pemain Jerman keturunan Turki lainnya, Ilkay Gundogan, diundang Erdogan dalam sebuah acara sosial. Sebagai orang keturunan Turki, Oezil tak ingin seperti kacang yang lupa kulitnya. “Ibu saya selalu berkata untuk tak melupakan asalusul saya. Saya lahir dan tumbuh di Jerman, tapi keluarga saya dari Turki. Saya tak bisa hapus fakta itu,” kata Oezil. “Toh, dalam pertemuan saya dengan Erdogan hanya berbicara tentang sepak bola. Tak ada isu politik atau dukungan saya terhadap Erdogan yang akan maju pemilu presiden lagi. Ingat, saya bukan politikus, saya pemain sepak bola,” gelandang serang Arsenal itu menegaskan. Faktanya, foto bersama Erdogan menyisakan buntut yang sangat panjang dan menyiksa bagi Oezil.

Ia menuding sejumlah politikus dan media Jerman bersekongkol menjatuhkan namanya. Menurut dia, media Jerman terlalu berlebihan memberitakan fotonya dengan Erdogan plus selalu mencari narasumber yang anti-imigran. Sebagai contoh, politikus bernama Bernd Holzhauer yang berkomentar pedas terhadap Oezil. “Pergi sana ke Anatolia. Anatolia adalah sebuah daerah di Turki yang jadi asal mayoritas imigran Jerman,” kata Oezil. Oezil makin kecewa lantaran Presiden DFB Reinhard Grindel yang seharusnya memberikan dukungan justru ikut merisaknya. Grindel sangat ingin menendang Oezil dari skuad Jerman sebelum Piala Dunia 2018. Maklum saja, Grindel adalah politikus yang menentang imigran. Bukti paling nyata, pada 2004, ketika Grindel masih duduk sebagai anggota parlemen Jerman, ia pernah berkata bahwa kehidupan multikultur hanyalah kebohongan besar dan mustahil. “Saya sangat kecewa dengan Grindel,” kata Oezil. Belum lagi rakyat biasa yang menghujat Oezil lewat media sosial. Oezil masih ingat betul ketika di Rusia 2018, tepatnya seusai laga melawan Swedia, sejumlah fan berbicara kasar dan menyebut dia sebagai babi Turki. Ya, lagi-lagi Oezil menjadi sasaran amarah fan Jerman atas kegagalan Die Mannschaft di Piala Dunia 2018. Terlebih memang Oezil bermain buruk di dua laga yang berujung kekalahan Jerman, yakni saat melawan Meksiko dan Korea Selatan. “Sangat jelas, saya dianggap orang Jerman, jika tim nasional menang. Tapi saya dianggap imigran jika kalah,” kata mantan pemain Real Madrid itu. Oezil tak habis pikir mengapa isu rasisme menyerbunya. Padahal masih banyak pemain Jerman yang berpredikat darah campuran. Sebagai contoh Lukas Podolski dan Miroslav Klose, yang keduanya berasal dari Polandia.

 

“Apa karena saya berdarah Turki? Apa karena saya seorang muslim? Saya lahir dan sekolah di Jerman, bahkan mengabdi untuk tim nasional Jerman, kenapa orang susah menerima saya sebagai warga negara Jerman?” kata Oezil. “Bukan keputusan mudah bagi saya untuk pensiun dari tim Jerman. Tapi bagaimana lagi, saya sudah tak dianggap di sini,” Ozil melanjutkan Sungguh disayangkan, curahan hati Oezil melawan rasisme masih ditanggapi sinis oleh sejumlah hater. Salah satunya petinggi Bayern Muenchen, Uli Hoeness, yang menyebutkan justru Oezil sudah sejak lama pensiun dari tim nasional. Menurut Hoeness, kualitas Oezil sudah menurun drastis sejak membantu Jerman merebut Piala Dunia 2014. “Curahan hati Oezil hanya kegemparan yang sengaja ia buat. Dia dan penampilan buruknya di Rusia bersembunyi di balik foto itu,” kata Hoeness. Politikus senior Demokrat Kristen, Thomas Bareiss, ikut-ikutan menuding bahwa pernyataan Oezil justru merendahkan DFB dan Jerman. Menurut dia, tuduhan Oezil salah sasaran. Begitu pula media ternama Jerman, Bild, yang beropini bahwa Oezil sedang menikmati peran sebagai korban. Padahal faktanya jauh panggang dari api. Menuai cacian di negeri sendiri, Oezil justru banjir dukungan di tanah Turki. Menteri Keadilan Turki Abdulhamit Gul contohnya. Ia memuji keberanian Ozil melawan rasisme yang seharusnya sudah musnah di dunia olahraga. “Saya ucapkan selamat kepada Oezil yang pensiun dengan mencetak gol indah melawan virus rasisme,” kata Gul.

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tentang Saya

Feriantoro Homy

Halo, Saya seorang blogger yang ingin berbagi informasi apapun yang saya ketahui dan mungkin bisa berguna untuk Anda dan banyak orang.

Terima kasih dan terus ikuti perkembangan info di web ini ya.

Salam sukses 🙂