Sukses Ayu Konveksi Di Ranah Bisnis Indonesia


Ayu Konveksi

Keberhasilan Ayu Konveksi yang menghasilkan keuntungan dan membuka lapangan kerja bagi orang lain, mampu memotivasi para pelaku maupun calon pelaku bisnis lainnya untuk berani menggeluti usaha di bidang yang sama.

Lalu, bagaimana memulainya?

 

Misalnya, Anda membutuhkan modal usaha sebesar dua belas juta rupiah, dan lembaga keuangan hanya memberikan pinjaman separuhnya.

Maka, Anda bisa membuka jasa menjahit baju untuk mengumpulkan modal.

Dengan biaya jasa Rp 150.000,- untuk per potong baju, Anda bisa mendapatkan kekurangan modal tersebut dalam waktu 6 – 8 bulan.

Keuntungan lainnya, sambil mengumpulkan modal, Anda bisa mempromosikan bisnis umkm hasil jahitan Anda agar lebih dikenal luas, sehingga ketika Anda sudah membuka bisnis konveksi, Anda sudah memiliki pelanggan tetap.

 Ayu Konveksi

Tenaga Kerja

Alasan pemerintah yang ingin terus meningkatkan jumlah UKM adalah mengurangi tenaga kerja.

Hal ini pula yang menyebabkan pemerintah ingin setiap warga negara Indonesia memiliki keterampilan dan keahlian yang bisa menjadi modal untuk membuka usaha atau bisnis.

Jika setiap UKM memiliki tenaga kerja yang terampil, maka UKM tersebut tidak akan mengalami kesulitan dalam menjalankan usahanya.

Demikian pula dengan bisnis konveksi, yang tidak bisa sepenuhnya dikerjakan oleh sembarang orang.

Dalam proses produksi konveksi ada empat tahapan yang harus dilakukan yakni cutting (pemotongan bahan), sewing (menjahit), packing  (pengemasan), dan finishing (penyelesaian sebelum pengiriman).

Anda bisa merekrut orang dengan kriteria bebas untuk pengerjaan pada tahap cutting, packing, dan finishing.

Namun, untuk sewing atau proses menjahit, Anda harus mempekerjakan orang yang benar-benar bisa menjahit, agar Anda bisa menyelesaikan pesanan atau pembuatan pakaian dengan cepat dan hasilnya baik.

Untuk jumlah pekerja pun, Anda harus memperhitungkannya dengan baik.

Biasanya para pelaku bisnis konveksi akan mempekerjakan tetangga terdekat, dan yang tertarik pada pekerjaan rumahan ini bisa lebih banyak dari kebutuhan Anda.

Jangan hanya karena orang yang ingin bekerja pada Anda adalah kerabat terdekat, lantas Anda langsung menerimanya.

Anda harus memperhitungkan pengeluaran untuk membayar tenaga mereka.

 

 

Kualitas Bahan Baku

Kemampuan menjahit yang baik, harus dibarengi dengan kualitas bahan yang baik pula.

Ini berlaku untuk Anda yang menyediakan bahan baku untuk konsumen.

Jika Anda menggunakan bahan baku kain yang berkualitas, tentu konsumen Anda akan senang dengan hasil jahitan Anda dan tidak menutup kemungkinan mereka akan menjadi pelanggan Anda.

Khusus untuk masalah kualitas bahan baku, Anda bisa mengajak kerja sama para distributor atau supplier bahan kain dalam jumlah besar/grosir, sehingga Anda bisa mendapatkan harga yang lebih murah.

Tentu Anda perlu melakukan riset pasar kain atau pasar grosir, tempat para penjual kain, karena biasanya harga dan kualitas antara satu supplier  dengan lainnya berbeda.

 

Pengelolaan Keuangan

Menjadi pelaku bisnis itu tidak mudah.

Terutama bila Anda tidak bisa mengelola keuangan untuk setiap pengeluaran Anda.

Misalnya untuk membeli bahan baku, Anda bisa meminta uang muka sesuai dengan harga bahan baku yang dibutuhkan kepada pemesan.

Untuk pengeluaran biaya tenaga kerja, Anda bisa menerapkan beberapa macam pembayaran, misalnya hitungan tiap pakaian yang berhasil dijahit dalam sehari, mingguan, hingga bulanan.

Di samping itu, Anda harus menghitung setiap pengeluaran, meski terkecil sekalipun seperti membeli kemasan baju.

Intinya, buatlah pembukuan khusus untuk mengatur keuangan dan selalu mempertimbangkan setiap uang yang akan Anda keluarkan.

 

 

Strategi Penjualan

Sebuah bisnis bisa gagal karena berbagai faktor.

Salah satu faktor yang paling sering menjadi penyebabnya ketidaksuksesan suatu bisnis adalah strategi penjualan.

Faktanya, strategi penjualan selalu menyesuaikan dengan perubahan dan perkembangan zaman.

Misalnya tren e-commerce atau berjualan menggunakan media online seperti website dan social media.

Hampir semua pelaku bisnis baik UKM atau perusahaan besar, pasti menggunakan media online untuk promosi atau bahkan menjual produk mereka.

Jika Anda tidak menyesuaikan dengan tren ini, Anda akan mengalami kesulitan dalam mengembangkan bisnis dan meningkatkan penjualan Anda.

Untuk itu, wajib bagi Anda memiliki media online sebagai media promosi dan memasarkan produk.

Juga, jangan melewatkan pameran produk UKM yang biasanya diselenggarakan di kota tertentu agar produk konveksi Anda bisa dikenal lebih luas.

 

Baca juga:

 

Bagaimana? Sudah siap memulai bisnis konveksi?

Memulai sebuah bisnis memang tidak mudah, apalagi bisnis yang melibatkan banyak orang.

Tapi, daripada hanya berangan-angan, akan lebih baik jika Anda langsung mengambil tindakan untuk memulai bisnis ini.

Karena semakin cepat Anda memulai, semakin banyak pula kesempatan Anda untuk meraup keuntungan yang besar.

 

 

 

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tentang Saya

Feriantoro Homy

Halo, Saya seorang blogger yang ingin berbagi informasi apapun yang saya ketahui dan mungkin bisa berguna untuk Anda dan banyak orang.

Terima kasih dan terus ikuti perkembangan info di web ini ya.

Salam sukses 🙂