Inilah Strategi dari Valentino Rossi yang yakin untuk Bisa jadi Juara di MotoGP 2018


motogp 2018

Untuk meraih title juara dunia ke-10, Valentino Rossi berniat untuk selalu tetap berada di sepanjang MotoGP 2018.

Rossi tidak mau membuang banyak poin, supaya kesempatan untuk menjadi yang terbaik pada musim ini dapat terwujud.

Pada persiapan musim 2018 ini, pembalap dengan julukan The Doctor ini memberitahukan bahwa upayanya tidak berbeda dengan tahun lalu.

Sesudah berhasil mempunyai kecepatan yang baik di Sepang, dan menutup rangkaian pramusim, Rossi telah menduduki peringkat kedua atau lebih lambat 0,247 detik dari Johann Zarco yang merupakan pebalap satelit Yamaha Tech 3.

Rossi mengatakan bahwa “Apa yang kami temukan selama tes musim dingin ini, yaitu sama seperti musim lalu. Situasinya berubah sangat banyak dari satu sirkuit ke sirkuit lainnya,”

Meski begitu, target Rossi pada tahun ini adalah menjadi juara dunia. Pebalap 39 tahun itu berjanji bakal lebih konsisten di kala menjalani balapan dengan tujuan tidak banyak kehilangan poin.

“Tentu saja awalnya mencoba untuk kompetitif dari musim lalu. Mencoba untuk mengumpulkan lebih banyak poin dan podium,” ujar pembalap asal italia itu.

Di samping itu, dia juga akan berupaya keras untuk tampil semaksimal mungkin agar selalu tampil baik setiap seri balapan, khususnya di Sirkuit yang digemarinya, seperti di Jerez, Barcelona, dan lainnya.

“Saya juga ingin mencoba untuk tetao berada dalam urutan lima besar sesering mungkin,” kata rossi.

Valentino rossi juga berkeinginan untuk balapan sekitar dua tahun lagi.

Apabila melihat usianya yang saat ini yang sudah berumur 39 tahun, kemungkinan Ia masih menjadi pebalap sampai usia 41 tahun.  Pembalap bernomor 46 ini mengatakan “Saya mungkin akan berlomba untuk dua tahun ke depan, jadi mudah-mudahan kita akan membicarakan tim (VR46) nanti saat saya berhenti, tapi tidak di 2019 atau di tahun 2020,”

Pernyataan itu juga bisa berarti kalau tim miliknya VR46, dipastikan belum masuk kelas utama dalam waktu dekat atau seperti yang disebut-sebut pada tahun 2019. Maka dari itu, pilihan unggul yang bisa di ambil Yamaha untuk menggantikan Tech3 hanya Marc VDS, Aspar atau Avintia.

Rossi mengatakan juga “Situasinya sudah jelas. Saya juga tidak menyangka Herve Poncharal (Manager Tim Tech 3) akan meninggalkan Yamaha,”

“Kami berfikirkan (tim VR46 di MotoGP) dan ini akan menjadi peluang sempurna. Namun dalam dua tahun ke depan kami tidak akan membuat tim untuk kelas utama MotoGP dengan produk Yamaha kami,” ujar pembalap dengan julukan the doctor ini.

Nah, bagaimana? sudah tidak sabar menunggu kiprah pembalap bernomor 46 ini, mari kita tunggu saja kejutan apa yang dapat di berikan kepada kita dan para penggemar motogp khususnya fans valentino rossi.

info dan gambar dari berbagai sumber

 

Heloo Everyone, Have A Nice day

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tentang Saya

Feriantoro Homy

Halo, Saya seorang blogger yang ingin berbagi informasi apapun yang saya ketahui dan mungkin bisa berguna untuk Anda dan banyak orang.

Terima kasih dan terus ikuti perkembangan info di web ini ya.

Salam sukses 🙂